mencari sesuatu

remuk.

hanya itu yang mampu aku ungkapkan. badanku begitu terasa remuk. seakan semua sendi-sendiku rontok. sesekali aku ayunkan lengan dengan kencang, “trrokkp…,” bunyi sendi sikut. lengan terasa dingin seakal ada yang mengalir dari tubuh yang lain ke lengan2ku. aku masih tak beranjak dari tidurku. pikiranku kosong, kecuali hanya lembaran-lembaran ingatan yang sengaja aku abaikan.

perlahan aku mencoba bangkit. dan otakkku mulai mengingat-ngingat apa yang harus aku lakukan. jam, iya, itu yang biasa aku pikirkan pertama kali. jam berapa sekarang. kulihat jam dinding menunjukkan angka 9 lewat beberapa puluh menit. aku telah tertidur lebih dari 12 jam. dari tidur di mobil ditambah dengan tidur pas sampai di rumah mungkin mencapai satu setengah hari dalam tidur.

remuk.

hanya itu yang bisa aku gambarkan.

hari kemarin aku mengambang di pantai anyer. menikmati pemandangan angkasa dan hempasan ombak yang mengayun-ayunkan pandanganku. aku mengambang. mencoba mengartikan sesuatu. entah tentang apa. tapi ia ada dalam makna kehidupanku. aku terus mengambang, memandangi angkasa yang terayun-ayun dibawa gelombang. kurasakan keteraturan. dengan hukum fisika yang membawa badanku terus mengambang. aku tak lebih berat dari air lautan.

remuk.

hanya itu yang mampu aku kabarkan.

pagi ini aku dengan tumpukan ide kemarin yang begitu memenuhi otakku.

remuk.